Selasa, 29 September 2015

Macam - Macam Alat Pembalut


PRAKTIKUM SPESIALITE ALAT KESEHATAN

Pengampu :
Zudan Ady Wijaya, S. Far., Apt
Siwi Padmasari, S. Farm., Apt


Kelompok ANK 4C :
Musahadah                 (M13030014)
Rita Wahyuni              (M13030015)
Syifa Fatimah              (M13030017)



PROGRAM STUDI D III FARMASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MADANI
YOGYAKARTA
2015



Alat Pembalut
A.    Alat Pembalut
Alat pembalut adalah alat untuk membalut, menutupi sesuatu, biasanya luka pada tubuh kita. Dibawah ini yang admin golongkan dalam golongan alat pembalut antara lain plester, gaas, dan perban. Yuk kita lihat satu persatu alat-alat pembalut tersebut.
B.     Macam - Macam Alat Pembalut
1.      Plester

Plester adalah bahan yang digunakan untuk pemakaian luar terbuat dari bahan yang dapat melekat pada kulit dan menempel pada pembalut. Plester berguna melindungi luka dari terbentur, rusak, atau kotor. Plester biasanya ditutupi oleh tenunan, plastik, atau karet lateks yang memiliki kemampuan rekat. Meskipun terdapat banyak vatiasi plester dengan fungsi perlindungan, terdapat pula jenis yang khusus untuk kesempatan tertentu, seperti untuk kedokteran olahraga, pemegang makanan, dan rehabilitasi. Misalnya Band-Aid, Curad, Nexcare, Kinesio Tape, McConell Tape, Micropore, Vetrap, dll. Plester yang berfungsi menyebarkan pengobatan ke kulit alih-alih melindungi luka disebut plester transdermal.
a.       Golongan Plester
1)      Autoclave tape

Plester ini untuk mengontrol keadaan mesin sterilisasi, untuk membedakan kemasan atau alat mana yang telah mengalami proses sterilisasi mana yang belum (sebagai indikator).
Pada suhu 1210 C plester ini berubah warna:
5 menit pertama : 50% warna yang berubah
15 menit             : 90% warna yang berubah
20 menit             : 100% warna yang berubah (putih menjadi coklat).
2)      Adhesive tape

Adhesive tape sering disebut plester rol-rolan yang digunting untuk dipakai sebagai penutup luka atau menempelkan gaas pada tubuh kita. Dikenal sebagai plester yang berpori, berwarna merah kecoklatan, dan agak tebal yaitu Plester ZnO sejenis: LEUCOPLAST, TENSOPLAST, Band-aid, Handyplast
3)      Medical tape

Medical ape adalah plester obat, yaitu plester yang mengandung obat seperti: Salonpas, Tokuhon, Capsicum Plaster (koyok cap cabe).
4)      Surgical tape

Surgical tape adalah plester yang digunakan dalam pembedahan , yang tidak meninggalkan residu dan tidak menimbulkan rasa sakit apabila dilepaskan setelah menempel dan tidak menyebabkan gatal- gatal serta alergi, seperti: MICROPORE, Durapore, Transpore, Blenderm.
b.      Jenis dan Manfaat Plester
1)      Sebagai pembalut luka ringan
2)       Sebagai pembalut luka setelah operasi
3)       Sebagai pelekat pada aalkes yang lain
4)      Plester penurun panas
5)       Plester penghilang rasa sakit
c.       Cara Penggunaan Plester
Pada dasarnya penggunaan plester hamper semua sama yaitu dengan menempelkan plester tersebut pada tempat yang sakit. Contohnya  pada plester yang berfungsi sebagai pembalut luka, cara yang digunakan hanya melepas bagian yang menutupi pusat obat.
2.      GAAS ( KASA )
GAAS atau kain GAAS berasal dari bahasa Belanda yang kini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Kasa atau kain Kasa. GAAS berbentuk kain seperti kawat ram, yaitu berlobang-lobang kecil dengan ukuran beragam, yang termasuk dalam golongan GAAS ini adalah :
a.        GAAS Steril (Kasa hidrofil steril)

Gaas steril atau kasa hydrofil steril yang paling banyak digunakan adalah dari ukuran 18 x 22 cm. Biasanya dijual dalam kemasan dus berisi 16 lembar. Kegunaannya adalah untuk menutupi luka-luka untuk menghindarkan kontaminasi. Cara penggunaannya dengan menggunakan plester dilekatkan pada tubuh.
b.       Dressing (penutup luka = wound dressing)

Istilah nama dressing sebenarnya berarti verband atau perban, hanya saja yang digolongkan dalam GAAS ini yang mempunyai ukuran pendek, sedangkan pada masyarakat umumnya dengan perban adalah yang panjang.
c.        GAAS yang berisi bahan obat

Dikenal dengan merk :
1)     Supra-tulle (Heochst) adalah gaas yang berisi antibiotika Soframycin. Digunakan untuk luka-luka yang baru
2)     Daryant-tulle (Darya-Varia Jakarta)
3)     Bactigras, yaitu gaas steril berisikan Chlorhexidine dalam paraffin
4)     Actisorb, dressing steril yang mengandung Charcoal (arang)
5)     Jelonet, yaitu gaas dressing steril yang mengandung paraffin jelly, disebut juga Paraffin GAUZE
3.      Perban
Perban adalah kain pembalut grass dalam bentuk rol-rolan yang panjang, dan digunakan untuk membalut luka. Warnanya putih. Golongan perban dibagi menjadi 4 :
a.       Kasa hidrofil (Bandage gauze)

Kasa hidrofil dalam bahasa Inggrisnya disebut : Bandage Gauze. Bentuknya berupa gulungan kain kasa yang panjang yang panjang dan ukuran lebarnya 75 cm dan panjangnya 42 yard. Adapula yang berupa gulungan kecil dengan ukuran 4x3, 4x4, 4x5, dst, yang berarti panjangnya 4 yard dan lebarnya masing-masing 3 cm, 4 cm, 5 cm, dst. Gulungan atau rol yang kecil ini dikenal orang dengan nama sehari-hari : Perban.
b.      Pembalut elastis (Elastic Bandage)

Pembalut elastis dalam bahasa Inggrisnya disebut : Elastic Bandage. Contoh-contoh pembalut elastis adalah Tensocrepe, Coban, Dynaflex, Elset, Lestreflex. Pembalut elastis digunakan untuk membebat daerah pergelangan dan persendian yang mengalami cedera dalam. Cedera yang dimaksud adalah keseleo, terkilir, patah tulang, persendian terlepas, dsb.
c.       Pembalut yang Mengandung Obat

Pabrik Seton memproduksi pembalut yang mengandung obat (medicated paste bandage), diantaranya :
1)     Zincaband (mengandung pasta Zinci)
2)     Ichtaband (mengandung pasta Zinci dan ichtammol)
3)     Calaband (mengandung pasta Zinci dan Calamine)
4)     Tarband ( mengandung pasta Zinci dan Coal tar)
5)     Quinaband (mengandung pasta Zinci dan Iodochlorohydroxy-quinoline)
d.      Pembalut leher

Pembalut leher digunkan untuk menopang kepala dan membatasi gerak dari cervical vertebre (tulang leher).
e.       Pembalut gips

Pembalut gips digunakan untuk penderita patah tulang. Pembalut ini disebut juga plaster of paris. Sebelum si pasien diberi pembalut gips, maka bagian tubuh tersebut diberi lapisan kapas gips yang terbuat dari bahan nonwoven.
f.       Daryanet
Daryanet tergolong juga alat pembalut, terutama digunakan dibagian tubuh yang sulit-sulit tanpa membutuhkan plester perekat. Keuntungan lainnya adalah : penutup luka dapat diganti-ganti tanpa menukar pembalutnya, cukup dengan menggulung Daryanet ketepi untuk kemudian dikembalikan lagi ke tempat semula, dapat disterlisir dengan autoclav sampai 20 kali.


DAFTAR PUSTAKA
Ucup, W., 2012, Alat Pembalut, available at, http://alkesb.blogspot.co.id/2012/09/alat-pembalut.html, diakses tanggal 29 September 2015.
Koerniawan, B., 2014, Alat - Alat Pembalut, available at, http://ilmubayoe.blogspot.co.id/2014/10/alat-alat-pembalut.html, diakses tanggal 29 September 2015. 

Selasa, 15 September 2015


PRAKTIKUM SPESIALITE DAN ALAT KESEHATAN

Pengampu :
Zudan Ady Wijaya, S. Far., Apt
Siwi Padmasari, S. Farm., Apt





Kelompok ANK 4C :
Musahadah                 (M13030014)
Rita Wahyuni              (M13030015)
Syifa Fatimah              (M13030017)




PROGRAM STUDI D III FARMASI
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MADANI
YOGYAKARTA
2015







Aturan dasar

Istilah medis umumnya berasal dari bahasa Greek dan Latin. Beberapa di antaranya diadopsi dari bahasa modern, terutama German dan French. Penggabungan berbagai istilah bisa saja mencampurkan berbagai asal bahasa, misalnya ‘teleradiography’ yang prefix-nya berasal dari ‘tele’ (Greek: jauh), dengan root-nya ‘radius’ (Latin: sinar) dan ‘graphein’ (Greek: menulis); atau istilah ‘claustrophobia’ yang rootnya berasal dari ‘claustrum’ (Latin: ruang tertutup) dan ‘phobia’ (Greek: takut).

Tulisan Hippocrates (460-370 BC) banyak berisi istilah yang masih terpakai sampai saat ini. Beberapa diantaranya mengenai anatomy seperti acromion, apophysis, olecranon, bronchus, thorax, meninges, peritoneum, symphysis; dan ureter. Lainnya merujuk pada konsep obstetri seperti bregma, chorion, dan lochia; atau pun pada penyakit seperti carcinoma, emphysema, ileus, nephritis, phthisis, kyphosis, dan lordosis. Begitu pula dengan Aristotle (384-322 BC), yang pertama kali menggunakan istilah alopecia untuk botak abnormal, dan penyakit mata seperti glaucoma, exophthalmos dan leukemia.

Analisa istilah medis dilakukan dengan pemecahan istilah tersebut atas bagian-bagian komponennya, yaitu suffixes, roots, dan prefixes, misalnya appendectomy yang terbagi atas : ectomy (pembuangan) dan appendec (appendix), dan berarti ‘pembuangan appendix’. Kadang-kadang istilah ini tidak pas, misalnya ‘anemia’ yang memiliki prefix ‘an’ dan root ‘emia’; pada hal artinya kekurangan sel-sel darah merah dan hemoglobin, bukan tidak memiliki darah.

Prefixes - Awalan

Prefix merupakan elemen yang termasuk paling sering digunakan, terdiri dari satu atau dua suku-kata yang diletakkan sebelum suatu kata untuk mengubah artinya. 
Suku kata ini sering berupa preposisi atau adverbs.

Beberapa prefix yang umum digunakan adalah seperti pada tabel berikut ini :

PREFIX Term Analisis Definisi
ab
dari
jauh dari
abductor

abnormal
abruptio placentae
ab = jauh dari
ductor = yang menarik
norma = aturan
ruptere = robek
placenta = kue datar
yang menjauhkan dari pusat

jauh dari aturan
robek dan lepasnya plasenta dari perlekatannya di rahim
a, an
tanpa,
tidak
anesthesia

apnea

asthenia
atresia
an = tanpa
aesthesis = perasaan
a = tanpa
pnoe = nafas
sthenos = kekuatan
tresis = lobang
hilangnya sensasi rasa

nafas berhenti sementara

lemah, hilang kekuatan
tidak ada atau menutupnya lobang atau saluran yang biasanya ada
ad
perlekatan, meningkat, dekat,
ke arah
adductor

adrenal

adhesion

adnexa
ad = ke arah
ductor = yang menarik
ad = dekat
ren = ginjal
ad = melakukan
haerere = menempel
nectere = mengikat
yang menarik ke arah pusat bersama
kelenjar buntu dekat ginjal

perlekatan abnormal permukaan satu sama lain
bagian tambahan, misalnya adnexa uteri
ante-
sebelum
anteflexion

antenatal
antepartum
ante = ke depan
flectere = membengkok
natus = lahir
partum = melahirkan
pergeseran organ ke depan, misalnya uterus
sebelum lahir
sebelum proses melahirkan
anti
melawan
antisepsis

antitoxin
antipyretic
anti = melawan
sepsis = pembusukan
toxikon = racun
pyretos = demam
penjauhan kuman pembusuk
protein yang mempertahankan tubuh dari racun
obat yang menurunkan demam
bi
dua
keduanya
kembar
biceps

-brachii
-femoris
biconvex

bilateral
bifurcation
bi = dua
caput = kepala
brachii = lengan atas
femoris = paha
convexus = permukaan cembung
latus = sisi
furca = garpu
kepala kembar dua

otot berkepala dua di lengan atas
otot paha
lensa dengan dua permukaan cembung
mengenai kedua sisi
pemisahan atas dua cabang
co, con
bersama
dengan
congenital defect


conjunctiva

connctive tissue
con = dengan
genitus = lahir
defectus = cacad
jungere = gabungan

con = bersama
nectere = mengikat
cacad yang dibawa dari lahir


membran mukosa pelapis mata dan kelopak mata
jaringan yang menghubungkan atau mengikat
contra
melawan, berlawanan
contraception

contraindication

contralateral
contra = berlawanan
concipera = pembuahan
indicare = menunjukkan

contra = sebaliknya
latus = sisi
pencegahan konsepsi / pembuahan
keadaan yang bertentangan dengan pengobatan
mempengaruhi sisi lain tubuh
dys-
jelek,
susah, menyakitkan
dysentery

dysmenorrhea

dyspepsia

dysphagia

dysphasia
dyspnea
dystocia
dysuria
dys = menyakitkan
enteron = usus
men = bulan
rhoia = aliran
dys = jelek
peptein = mencernakan
dys = susah
phagein = makan
phasis = bicara
pnoe = bernafas
tokos = lahir
ouron = urine
radang membran mukosa usus dengan nyeri
menstruasi yang nyeri

pencernaan tak sempurna

susah menelan

susah bicara
susah bernafas
susah lahir
susah /nyeri urinasi
ec- luar
ectopic =
di luar
ectropion
kelopak mata
cervix uteri

ecopic pregnancy
ek = luar
trepein = belokan
cervix = leher
uteri = rahim
ecto = di luar
topos = tempat
prae = sebelum
natus = lahir

pembelokan kelopak mata
keluarnya saluran cervix uteri

hamil di luar rahim
em, en
di dalam
empyema

encephalopathy
em = di dalam
pyon = nanah / pus
en = di dalam
kephale = kepala
pathos = penyakit
nanah di rongga tubuh. terutama rongga pleura
penyakit otak
epi =
tentang, pada,
sebagai tambahan pada
epidermis

epigastrium
epiphysis
epi = pada
derma = kulit
gaster = lambung
epi = pada
physis = tumbuh pada
lapisan terluar kulit

daerah ulu lambung / hati
pusat pemanjangan tulang pada tulang panjang tubuh
endo-
di dalam
endocardium

endocarditis
endocrine gland

endocrinology
endometrium
endometritis
endoscope

endoscopy

endosteum

endostitis
endon = di dalam
kardia = jantung
itis = radang
krinein = men-sekresi
glans = kelenjar
logos = ilmu
metra = rahim
itis = radang
skopeion = memeriksa

endo = dalam
skopein = memeriksa
osteon = tulang

itis = radang
selaput pelapis dinding dalam jantung
radang endokardium
kelenjar buntu penghasil hormon

ilmu kelenjar buntu
selaput pelapis dalam rahim
radang endometrium
alat pemeriksa rongga tubuh melalui lobang alamiah
pemeriksaan rongga tubuh dengan endoskop
lapisan pembatas rongga tulang panjang
radang endosteum
ex-=
keluar,
jauh dari, melewati
exacerbation

exeresis

exophtalmia
exophthalmic goiter
expectoration
exudate
ex = melewati
acerbus = kasar
ex = keluar
eiresis = mengambil
ophthalmos = mata
goiter = tenggorokan
pector = dada
sudare = berkeringat
pengawatan gejala

penyayatan bagian tubuh

penonjolan bola mata
goiter dengan mata menonjol
pengeluaran mukus dari paru-paru
penumpukan cairan akibat radang
hemi - = setengah hemiglossectomy

hemigastrectomy
hemiplegia
glossa = lidah
ektome = sayatan
gaster = lambung
plege = stroke
pembuangan setengah lidah

pembuangan setengah lambung
kelumpuhan setengah tubuh
hyper =
di atas, berlebihan, melewati
hyperacidity
hyperadrenalism


hypercalcemia

hyperemesis gravidarum
hyperemia
hyperpyrexia
hypertension
hypertrophy
acidus = masam
ad = dekat
ren = ginjal
ismos = keadaan
calx = kapur
haima = darah
emesis = muntah
gravida = wanita hamil
haima = darah
pyrexia = demam
tensio = tekanan
trophe = pemberian makanan
kelebihan asam lambung
sekresi adrenal berlebihan


kalsium darah berlebihan

muntah berlebihan pada hamil
bendungan darah

demam tinggi >41ºC/>ºF
tekanan darah tinggi
pembesaran organ
hypo = sebelum,
di bawah, kekurangan
hypochondriac region
hypodermic injection

hypoglycemia
chindros = rawan
regio = daerah
derma = kulir
injectus = melempar ke dalam
glykys = gula
bagian abdomen di bawah iga

suntikan di bawah kulit

gula darah rendah
para, par =
di samping, sekitar,
dekat, abnormal
paracentesis

parametrium

parametritits
paranephritis

paranoia
parathyroid

parotitis
kentesis = tusukan

metra = rahim
itis = radang
itis = radang
nephros = ginjal

nous = pikiran
thyreos = tameng
eidos = bentuk
ot = telinga
penusukan rongga dengan penarikan cairan
jaringan lemak dan penyambung di sekitar uterus
radang parametrium
radang kapsul atau jaringan penyambung ginjal
penyakit jiwa dengan curiga tinggi
kelenjar buntu dekat kelenjar tiroid

radang kelenjar parotid
peri =
di sekitar, tentang
pericardium
pericarditis
perimetritis
periosteum

periostitis
kardia = jantung
itis = radang
metra = rahim
osteon = tulang

itis = radang
selaput pembungkus jantung
radang perikardium
radang peritoneum penutup rahim
selaput yang melapisi dan memberi makan tulang
radang periosteum
pre =
sebelum,
di depan
precancerous

precordium
eclampsia

preeclampsia
prepatellar bursitis


presentation
prae = sebelum
cancer = kepiting
cor = jantung
ek = luar
lampein = memancar

prae = di depan
patella = lutut
bursa = kantong
praesentation = penempatan sebelum
sebelum kanker berkembang

daerah sebelum jantung
keracunan darah sewaktu hamil

sebelum eklampsia
radang bursa di depan lutut


bentuk penempatan janin di leher rahim
pro =
di depan, sebelum,
ke depan
prognosis

prolapse

procidentia
pro = sebelum
gnosis = pemahaman
pro = ke depan
lapse = bergeser
jatuh ke depan
ramalan akhir penyakit

bergeser ke depan, biasa pada rektum / uterus
prolapse lengkap (uterus)
retro =
ke arah belakang,
di belakang, tertinggal
retroflexion

retrogasserian neurotomy



retroperitoneal
retroversion
retro = ke arah belakang
flexio = membengkok
retro = di belakang
gasserian = suatu ganglion
neuron = syaraf
tome = sayatan ke dalam
retro = di balik
version = membelok
fleksi ke belakang (uterus)

pemotongan akar posterior ganglion gasseria (ganglion sensoris n. trigeminus)


di belakang peritoneum
keadaan posisi membelok ke belakang (uterus)
semi- = setengah semicircular canal

semicoma
semilunar valves
circulus = cincin
canal = saluran
coma = koma
luna = bulan
valva= daun pintu
satu dari tiga saluran di labirinth telinga
koma ringan
katup berbentuk setengah bulan (aorta dan a. pulmonalis)
sub - =
di bawah,
lebih bawah
subclavicular
subcostal
subcutaneous
subinvolution

suppuration
clavicular = kunci kecil
costa = iga
cutis = kulit
involution = berubah menjadi

pur = pusa
tion = keadaan
di bawah tulang clavicula
di bawah iga
di bawah kulit
pengecilan rahim yang tidak memadai setelah melahirkan
proses pembentukan nanah
super, supra = di atas, melewati,
lebih tinggi
supernatant
supraoccipital
suprapubic cystotomy

suprarenal
natare = mengapung
occiput = tulang tengkorak
pubis = tulang pelvis
kystys = bladder
tome = sayatan
ren = ginjal
al = tentang
apungan di permukaan
berada di atas occiput
sayatan menuju bladder melalui atas pubis

kelenjar adrenal di atas ginjal
sym, syn - = dengan,
di sepanjang, bersama,
di samping
symphisis of pubis

synarthrosis


syndactylism
sym = bersama
physis = pertumbuhan
syn = bersama
arthron = sendi
osis = keadaan
daktylos = jari, angka
ismos = keadaan
penyatuan tulang-tulang pubis di garis tengah depan
sendi yang tidak bisa digerakkan


penyatuan dua atau lebih jari-jari
trans- = melintasi,
di atas
transection

transfusion
transurethral- prostatectomy
trans = melintasi
sectio = memotong
fusio = menuangkan
ourethra = utrethra
prostates = prostat
ektome = sayatan/ membuang
sayatan melintasi sumbu panjang, = cross-section
injeksi darah ke orang lain
pembuangan kelenjar prostat melalui urethra
tri- =
tiga
tricuspid

trifacial
trigone
tres, tria = tiga
cuspis = suatu titik
facialis = facial
trigonon = bentuk bersudut tiga
memiliki tiga cuspis, katup tricuspidalis
syaraf kepala nomor V
rongga segitiga, terutama bagian bawah bladder   






   

Roots - Kata dasar

Bagian akar kata ini merupakan organ atau bagian yang diubah artinya oleh suffix, prefix, atau keduanya.
Seharusnya, root Greek hanya digunakan bersama suffix dan prefix Greek, begitu pula dengan root Latin digunakan bersama suffix dan prefix Latin. Dalam kenyataannya, ini tidak konsisten.
Suatu huruf hidup, biasanya a, i, atau o, disisipkan antara root dengan prefix atau suffx untuk menimbulkan bunyi yang enak atau memudahkan pengucapannya.



Root Term Analisis Definisi
aden-
kelenjar
adenectomy

adenoma
adenocarcinoma
aden = kelenjar
ektome = sayatan
oma = tumor
karkinos = kanker
sayatan kelenjar

tumor kelenjar
tumor ganas epitel kelenjar
aer-
udara
aerated
aerobic
aeroneurosis
aer = udara
bios = kehidupan
neuron = syaraf
osis = keadaan sakit
diisi udara
hidup butuh udara
gangguan syaraf waktu terbang
angio-
pembuluh
angiotomy

angitis/angiitis
angeion = pembuluh
tome = pemotongan
itis = radang
memotong pembuluh

radang pembuluh
arth-
sendi
arthralgia
arthritis
arthrology
arthron = sendi
algos = nyeri
logos = ilmu
nyeri sendi
radang sendi
ilmu tentang sendi
blephar-
kelopak mata
blepharedema

blepharoplasty
blepharoptosis
blepharon = kelopak mata
oidema = sembab
plassein = membentuk
ptosis = jatuh
sembab kelopak

operasi plastik kelopak
kelopak jatuh
cardi-
jantung
cardiac
phonocardiography

electrocardiogram
kardia = jantung
phono = suara
graphein = menulis
elektron =amber (kuning coklat)
gramma = menulis
tentang jantung atau muara esofagus di lambung
rekaman suara jantung
rekaman denyut jantung dengan elektrometer
cerebro-
otak
cerebral
cerebromalacia
cerebrospinal
cerebrum = otak
malakia = pelunakan
spina = duri, tulang punggung
tentang otak
pelunakan otak
tentang otak dan sumsum punggung
cephal-
kepala
cephalad

cephalic
cephalitis
kephale = kepala
ad = ke arah
ic = tentang
itis = radang
ke arah kepala

tentang kepala
radang otak
cerv-
leher
cervical

cervicectomy
cervicovesical
cervix = leher
al = tentang
ektome = sayatan
vesica = bladder
tentang leher

sayatan leher rahim
tentang leher rahim dan bladder
cheil-
chil-
bibir
cheilitis

cheiloplasty
cheilosis
cheilos = bibir
itis = radang
plassein = membentuk
osis = keadaan sakit
radang bibir

operasi plastik bibir
sakit bibir karena kekurangan vit B
chir-
tangan
chiromegaly

chiroplasty
chiropody
cheir = tangan
megas = besar
plassein = membentuk
pous = kaki
pembesaran tangan, pergelangan, atau tumit
operasi plastik tangan
pengobatan keadaan tangan dan kaki
chol-
empedu
cholangitis


cholecyst
cholecystogram
chole = empedu
angeion = pembuluh
itis = radang
kystis = bladder, kantong
gramma = menandai
radang pembuluh empedu


kandung empedu
gambaran penyinaran kandung empedu
chondr-
tlg rawan
chondrectomy

chondrofibroma
chondroma
chondros= tulangrawan
ektome = sayatan
fibra = serat
oma = tumor
penyayatan tlg rawan

tumor campur jar. serat dan rawan
tumor tulang rawan
cost-
iga
costochondral

costophrenic angle

costosternal
costa = iga
chondros = rawan
phren = diafragma
angle = sudut
sternon = dada
tentang iga dan rawannya

sudut iga dan diafragma

tentang iga dan tulang dada
crani-
tengkorak
cranial

craniotabes
craniotomy
kranion = tengkorak
al = tentang
tabes = kurus kering
tome = sayatan
tentang tengkorak

penipisan tulang tengkorak
pembukaan tengkorak
cysto-
bladder,
kantong
cyst
cystography

cystoscope
kystis = bladder, kantong
graphein = menulis

skopein = melihat
kantong berisi cairan
pembuatan gambar radiography bladder
alat untuk melihat isi bladder
cyt-
sel
cytology

erythrocyte
lymphocyte
kytos = sel
logos = belajar, ilmu
erythros = merah
lympha = getah bening
ilmu tentang sel

sel darah merah
sel limfe, sel darah putih tanpa granul
dacry-
air mata
dacryadenitis


dacryocele
dacryocyst
dakry = air mata
aden = kelenjar
itis = radang
kele = hernia
kystis = kantong
radang kelenjar air mata


tonjolan kantong air mata
kantong air mata
dactyl-
jari
dactylitis
dactylogram
dactylomegaly
dactylos = jari
gramma = suatu tanda
megas =besar
penyakit kronis tulang jari
sidik jari
jari-jari besar
derm-
kulit
dermatitis

dermal
dermopathy
derma = kulit
itis = radang
-al = tentang
pathos = penyakit
radang kulit

tentang kulit
penyakit kulit
encephal-
otak
encephalitis

encephaloma
encephalography
encephal = otak
itis = radang
oma = tumor
graphein = menulis
radang otak

tumor otak
pemeriksaan radiografi otak
enter-
usus
enteritis

enterocele
enterocolitis
enteron = usus
itis = radang
kele = hernia
kolon = colon
radang usus

hernia usus
radang usus dan kolon
gastr-
lambung
gastrectasis

gastroenterostomy

gastrointestinal
gaster = lambung
ectasis = pelebaran
enteron = usus
stoma = muara, lobang
intestinum = usus
pelebaran lambung

pembentukan saluran antara lambung dan usus
tentang lambung dan usus
glyco-
manis
glycemia /
glycosemia
glycosuria
glykys = manis
haima = darah
ouron = urine
gula di dalam darah

gula di dalam urin
hem-
hemat-
darah
hematemesis

hematoma
hemophilia
haima = darah
emesis = muntah
oma = tumor
philein = mencintai
muntah darah

tumor terbuat dari darah
kegagalan darah membeku
hepat-
hati
hepatic flexure

hepatitis
hepatolysis
hepat = hati
flexura = pembelokan
itis = radang
lysis = kehancuran
pembelokan kolon di bawah hati

radang hati
kehancuran sel-sel hati
hyster-
rahim
hysterectomy

hysteria

hysteropexy
hystera = uterus
ektoma = pemotongan
-ia penyakit dari

pexis = pelekatan
pemotongan rahim

psikoneurosis – ditandai oleh emosi labil dan gejala badan
pengikatan rahim dengan menggantungnya ke abdomen
ile-
eile
ileum
ileum
ileocecal valve

ileostomy
ileum = ileum
caecus = buta, buntu
valva = daun pintu
stoma = muara, lobang
bagian 1/3 akhir usus halus
dua lipatan di pertemuan ileum dengan caucum
pembuatan lobang ke ileum melalui abdomen
ili-
ilium
ilium
iliofemoral
iliosacral
ilium = sisi, samping
femoralis = femur
sacral = sacrum
tulang panggul, bagian atas
tentang ilium dan femur
tentang ilium dan sacruk
leuk-
putih
leukemia
leukocytosis
leukopenia
leukos = putih
haima = darah
osis =kelebihan/keadaan
penia = kekurangan
penyakit dengan sel darah putih sangat banyak
sel darah putih berlebihan
sel darah putih berkurang
lip-
lemak
lipectomy

lipemia
lipiodol
lipos = lemak
ektome = pemotongan
haima = darah
iodium
oleum = minyak
pembuangan jar. lemak

lemak di dalam darah
minyak opak yang disuntikkan ke rongga tubuh untuk radiografi
lith-
batu
lithiasis

lithocystotomy

lithoscope
lithos = batu
iassis = kehadiran
kystis = kantong, bladder
tome = sayatan
skopein = memeriksa
kehadiran batu

sayatan bladder untuk membuang batu
alat pemeriksa batu di bladder
mening-
membran
selaput
meningeal

meningitis
meningioma
meningococcus
meninx = selaput
al = tentang
itis = radang
oma = tumor
kokkos = buah berry
tentang meningen

radang selaput meningen
tumor meningen
kuman penyebab meningitis
metr-
rahim
metritis
metrorrhagia
metrorrhexia
metra= rahim
regnunai = menyemprot
rhexis = robekan
radang rahim
perdarahan dari rahim
ruptura/robekan rahim
myel-
sumsum
myelitis

myelogenous
myelosarcoma
myelos = sumsum
itis = radang
gennan = menghasilkan
sark = daging
radang sumsum tulang atau medulla spinalis
berasal dari sumsum
tumor ganas sumsum tulang
my-
otot
myitis atau myositis
myocardium
mys = otot
itis = radang
kardia = jantung
radang otot

otot jantung
nephr-
ginjal
nephropexy

nephrosclerosis
nephrosis
nephros = ginjal
pexis = melekatkan
sklerosis = pengerasan
osis =suatu kondisi
operasi melekatkan ginjal yang lepas dari dinding belakang perut
pengerasan ginjal
kerusakan ginjal
ophthalm-
mata
ophthalmia
- - neonatorum

ophthalmology
ophthalmos = mata
ia = penyakit
neos = baru; natus = lahir
logos = ilmu
radang berat mata
- - pada bayi baru lahir

ilmu tentang mata dan penyakitnya
osteo-
tulang
osteoclasia

osteoma
osteomalacia
osteon = tulang
klasis = pematahan
oma = tumor
malakia = pelunakan
pematahan tulang untuk memperbaiki cacad
tumor tulang
pelunakan tulang
pneum-
paru-paru
udara
pneumococcus

pneumonia
pneumothorax
pneumoperitoneum
pneumon = paru-paru
kokkos= buah berry
ia = menyakit
thorax = dada
peritonaion = peritoneum
kuman penybab pneumonia
radang paru-paru dengan pemadatan dan pengeluaran cairan
masuknya udara ke rongga pleura
masuknya udara ke peritoneum
proct-
rektum
anus
proctology

proctoscopy
proctopexy
proktos = rektum
logos = ilmu
skopein = memeriksa
pexis = fixasi
ilmu penyakit rektum

alat pemeriksa rektum
penjahitan rektum untuk melekatkannya ke bagian lain
psycho-
jiwa
psychiatry

psychoneurosis

psychopathy
psyche = fikiran
iatreia = penyambuhan
neuron = syaraf
osis = penyakit atau keadaan
pathos = penyakit
ilmu pengobatan penyakit jiwa dan neurosis
gangguan fungsi tubuh akibat gangguan jiwa
penyakit jiwa dengan gangguan kepribadian
pyel-
panggul
pelvis
pyelitis
pyelogram
pyelography
pyelos = pelvis
gramma = suatu tanda
graphein = menulis
radang pelvis ginjal
radiogram ureter dan pelvis ginjal
radiografi ureter dan pelvis ginjal
pyloro-
pylorus
penjaga gerbang
pylorus

pylorostenosis
pyloromyotomy
pyloros = penjaga gerbang
stenosis = penyempitan
mys = otot
tome = pemotongan
saluran antara lambung dan duodenum
penyempitan pylorus
penyayatan otot sfingter pilorus
pyo-
nanah
pus
pyogenic

pyometritis
pyonephrosis
pyon = nanah
genesis = pembentukan
metra = rahim
nephros = ginjal
pembentukan nanah

radang bernanah rahim
nanah di pelvis ginjal
radi-
sinar
radioactivity

radiosensitive

radiotherapy
radius = sinar
activus = bertindak
sensitivus = merasakan

therapeia= pengobatan
daya memancarkan sinar yang bisa menembus berbagai zat
bisa dihancurkan oleh zat radioaktif
penggunaan radiasi untuk mengobati penyakit
spondyl-
vertebra
tulang punggung
spondylitis
spondylolisthesis

spondylosyndesis
spondylos = vertebra
olisthesis = tergelincir

syndesis = saling melekat
radang vertebrae
pergeseran vertebra lumbalis pada kelainan panggul
pembentukan ankylosis secara bedah antara vertebra
trachel-
leher
trachelitis
tracheloplasty
trachelorrhaphy
trachelos = leher
plassein = membentuk
rhaphe = jahitan
radang leher rahim
operasi plastik leher rahim
penjahitan leher rahim yang robek
tubercul-
tuberkel
bulatan
tubercle

tubercle bacillus

tubercular
tuberculous
tuberculoma
tuberculosis
tuberculum = sedikit penyembaban
bacillus = batang

aris = mirip dengan
ous = penuh dengan
oma = tumor
osis = proses
lesi (tempat rusak) tuberkulosis; juga tonjolan bulat tulang
kuman penyebab penyakit tuberkulosis
tentang tonjolan tulang
terkena tuberculosis
abses atau tumor tuberkulosis
penyakit dengan pembentukan tuberkel di jaringan mana pun
viscer-
organ
visceral

viscus
viscera
visceroptosis
viscus = organ
al = tentang


ptosis = jatuh
tentang organ dalam

organ
organ-organ
penurunan letak viscera (penyakit Glenard)

Suffixes - Akhiran

Suffix adalah kata ‘preposisi’ atau ‘adverb’ yang disambungkan pada akhir suatu kata untuk mengubah maknanya. Banyak pula akhiran ini berupa ‘adjective’ atau ‘noun’ yang ditambahkan untuk membentuk kata majemuk; mereka disebut ‘pseudosuffixes’.
Untuk memudahkan belajar, akhiran yang mengubah makna ini diklasifikasikan atas suffix diagnostik, operasi, dan gejala; dan elemen tambahan.
Dalam menganalisa suatu istilah dianjurkan untuk mulai dengan suffix, dan kemudian root atau root dan prefix. Cara ini bisa membuka definisi sesungguhnya istilah tersebut, atau mendapatkan artinya yang dikiaskan.

Tabel 1. Suffix Diagnostik dan Elemen Tambahannya
Suffix TermAnalisisDefinisi
-cele
hernia
tumor
penonjolan
cystocele
gastrocele
hydrocele
myelocele
omphalocele
kystis = bladder
gaster = lambung
hydor = air
myelos = sumsum
omphal = pusat
hernia kandung kemih
hernia lambung
tumor serosa testis
penonjolan korda spinalis keluar
penonjolan pusat
-emia
darah
hyperglycemia
hyperglycosemia

polycythemia
hyper = berlebihan
glykys = manis, gula
haima = darah
polys = banyak, berlebihan
kythos = sel
gula darah tinggi


kadar sel darah merah dan hemoglobin berlebihan di darah
-ectasis
expansi / perluasan
dilatasi / pelebaran
angiectasis

atelectasis

- neonatorum

bronchiectasis
angeion = pembuluh
ektasis = pelebaran
ateles = tak sempurna

neos = baru
natus = lahir
bronchos = bronchus
pelebaran abnormal pembuluh darah

paru-paru tak berisi udara dan tak berfungsi
cacad pelebaran paru-paru waktu bayi baru lahir
pelebaran abnormal bronkhus
-iasis
keadaan
pembentukan
kehadiran
lithiasis
cholelitihasis

nephrolithiasis
lithos = batu
iasis = kehadiran
chole = empedu
nephros = ginjal
pembentukan batu
kehadiran batu di kandung empedu

kehadiran batu di ginjal
-itis
peradangan
carditis
iritis
poliomyelitis
otitis
kardia = jantung
iris = pelangi, iris
polios = abu-abu
ot = telinga
radang jantung
radang iris
radang sumsum abu-abu
radang telinga
-malacia
pelunakan
encephalomalacia

osteomalacia
splenomalacia
keratomalacia
enkephalos = otak
malakia = pelunakan
osteon = tulang
splen = limpa
kerat = tanduk atau kornea
pelunakan otak

pelunakan tulang
pelunakan limpa
pelunakan kornea
-megaly
pembesaran
acromegaly

hepatomegali
splenomegaly
akros = ujung
megas = besar
hepat = hati
splen = limpa
pembesaran ujung tulang

pembesaran hati
pembesaran limpa
-oma
tumor
adenoma

carcinoma
sarcoma
aden = kelenjar
oma = tumor
karkinos = kanker
sark = jaringan lunak
tumor kelenjar

tumor ganas jaringan epitel
tumor ganas jaringan penyambung
-osis
keadaan
penyakit
peningkatan
arteriosclerosis

dermatosis

neurosis
cirrhosis hepatis
arteria = arteri
sklerosis = pengerasan
derma = kulit
osis = keadaan
neuron = syaraf
cirrhosis = kematian sel diganti jaringan ikat
pengerasan arteri

suatu keadaan pada kulit

gangguan fungsi sistem syaraf
kematian sel-sel hati
-pathy
penyakit
adenopathy
myopathy
myelopathy
pathos = penyakit
mys = otot
myelos = sumsum
penyakit kelenjar
penyakit otot
penyakit sumsum (korda spinalis)
-ptosis
kejatuhan
blepharoptosis
gastroptosis
nephroptosis
blepharon = kelopak mata
gastr = lambung
nephro = ginjal
kelopak jatuh
lambung turun
ginjal turun
-rhexis
ruptur/pecah
angiorrhexis
cardiorrhexis
hysterorrhexis
angeion = pembuluh
cardi = jantung
hysteria = uterus / rahim
pembuluh (darah/limpa) pecah
jantung pecah
rahim pecah

Tabel 2. Suffix Operasi dan Elemen Tambahannya
SuffixTermAnalisisDefinisi
-centesis
penusukan,
puncture
paracentesis

abdominal -
thoracocentesis
para= di samping
kentesis = tusukan
abdomen = perut
thorax = dada
penusukan rongga

penusukan dan penyedotan rongga perut
penyedotan rongga pleura
-ectomy
penyayatan
pembuangan
pemotongan
myomectomy



oophorectomy
tonsillectomy
mys = otot
oma = tumor
ektome = pemotongan
oophor =ovarium
tonsilla = tonsil
pemotongan tumor otot



pembuangan ovarium
pembuangan tonsil
-desis
pengikatan
pelekatan
fiksasi
arthrodesis
spondylosyndesis

tenodesis
arthron = sendi
spondylo = vertebra
tenon = tendon
pengikatan sendi (bedah)
pengikatan vertebra

pelekatan tendon ke tulang
-lithotomy
sayatan untuk membuang batu
cholelithotomy

nephrolithotomy
sialolithotomy
chole = empedu

nephro = ginjal
sialon = saliva
sayatan kandung empedu untuk membuang batu
sayatan ginjal untuk membuang batu
sayatan kelenjar liur untuk membuang batu
-pexy
penggantungan
fiksasi
hysteropexy

mastopexy
orchiopexy
hysteria = rahim
pexis = fiksasi
mastos = mamma
orchis = testis
fiksasi rahim di abdomen

fiksasi mammae jatuh
fiksasi testis yang tidak turun
-plasty
perbaikan bedah
reparasi plastik
arthroplasty


hernioplasty
proctoplasty
arthron = sendi
plassein = membentuk
hernos = tunas
proksos = anus, rectum
rekonstruksi sendi


perbaikan hernia
perbaikan rektum
-rrhapy
penjahitan
perineorrhapy


staphylorrhapy
trachelorrhapy
perinaion = perineum
rhaphe = jahitan
staphyle = uvula
trachelos = leher
penjahitan perineum robek


penjahitan langit-langit belah
penjahitan leher rahim yang robek
-scopy
inspeksi / melihat
examination / pengamatan
bronchoscopy



cystoscopy
esophagoscopy
bronchos = saluran udara
skopein = mengamati
kystis = bladder
eisophagus = esophagus
mengamati bronkus dengan endoscope



melihat bladder dengan cystoscope
mengamati esofagus dengan endoscope
-stomy
pembuatan lobang
colostomy

cystostomy
gastroduodeno-
stomy
kolon = colon
stoma = lobang
kystis = bladder
gaster = lambung
duoden = duodenum
membuat lobang di kolon melalui perut

membuat lobang di bladder melalui perut
membuat lobang antara lambung dan duodenum
-tomy
sayatan ke dalam
antrotomy


neurotomy
thoracotomy
antron = antrum
tome = sayatan ke dalam
neuron = syaraf
thorax = dada
sayatan ke dalam ‘antrum Highmore’ untuk membuat saluran pembuangan

penyayatan syaraf
pembukaan rongga dada
-trypsi
penghancuran
lithotrypsi


phrenicotrypsi
lithos = batu
tripsis = penghancuran
phren = diafragma
penghancuran batu (di bladder atau urethra)

penghancuran nervus Phrenicus (syaraf ke diafragma)

Tabel 3. Suffix Simptomatik (gejala) dan Elemen Tambahannya.
SuffixTermAnalisisDefinisi
-algia
nyeri
gastralgia

nephralgia
neuralgia
gaster = lambung
algos = nyeri
nephros = ginjal
neuron = syaraf
nyeri ulu hati

nyeri ginjal
nyeri syaraf
-genic
asal
berasal dari
bronchogenic

neurogrnic
osteogenic
pathogenis
carcinogenic
bronchos = saluran udara
gennan = berasal dari
neuron = syaraf
osteon = tulang
pathos = penyakit
karkinos= kanker
berasal dari bronkhus

berasal dari syaraf
berasal dari tulang
asal penyakit
asal kanker
-lysis
larut, becah
hemolysis

myolysis
neurolysis
haima = darah
lysis = pecah
mys = otot
neuron = syaraf
pecahnya sel-sel darah merah

kerusakan jaringan otot
pecahnya jaringan syaraf
-oid
mirip
fibroid

lipoid
lymphoid
fibra = serat
eidos = menyerupai
lipos = lemak
lympha = getah bening
tumor jaringan ikat, mirip serat
mirip lemak
mirip cairan getah bening
-osis
peningkatan
keadaan
anisocytosis


lymphocytosis
anisos = tidak seimbang
kytos = sel
osis = keadaan
lympha = getah bening
ukuran sel-sel tidak seragam


sel-sel lympha (limfosit) berlebihan
-penia
kekurangan
penurunan
leukopenia

neutropenia
leukos = putih
penia = menurun
neuter = netral
penurunan kadar lekosit

penurunan kadar netrofil
-spasm
kontraksi bawah sadar
chirospasm

dactylospasm
enterospasm
cheir = tangan
spasmos = kontraksi otot
dactylos = jari
enteron = usus
kontraksi kejang tangan

kramp jari tangan/kaki
kontraksi usus yang menyakitkan